Saya gak tau arti bacaan al-qur’an, jadi saya tidak mengaji

alkisah ada anak kecil yang berbicara seperti itu pada kakeknya
lalu kakeknya memanggilnya ke tepi sungai dan berbicara padanya
Kakek : nak maukah kau ambilkan air sungai itu untukku? [sambil menyerahkan keranjang]
Anak : iya kek
Beberapa menit anak itu kembali dengan keranjang basah, tanpa air
Kakek : mana airku, nak?
Anak : tadi tumpah kek
Kakek : ambil air lagi
beberapa saat anak itu lagi lagi kembali dengan keranjang kosong
Anak : aku tak mengerti, mengapa kakek menginginkan air sementara memberiku keranjang bukannya kendi?
Kakek : lalu apa yang kau dapat?
Anak : tidak ada kecuali keranjang yang basah
kakek : bukankah keranjang kotor tadi sekarang menjadi bersih? begitu pula saat kau membaca alqur’an sementara kau tak tahu artinya, kau kira tidak mendapatkan apa apa, padahal kau sudah membersihkan hatimu.