Author Topic: Apakah benar berita ini...  (Read 16534 times)

d3k4

  • User OtomaX
  • Jr. Member
  • **
  • Posts: 312
Re: Apakah benar berita ini...
« Reply #20 on: January 28, 2011, 02:04:11 AM »
Semangat gan...!!
Bukannya rumor kayak gini udah ada sejak dulu??

Usaha apapun, kalau itu halal pasti dibukakan pintu barokah oleh Allah SWT.
Sedikit kita syukuri, banyak jangan lupa beramal.

Setuju dengan yg ini....

BECIK KE TITIK... OLO KETORO...

stationpls

  • Full Member
  • ***
  • Posts: 634
Re: Apakah benar berita ini...
« Reply #21 on: January 28, 2011, 06:22:19 AM »
Mencoba untuk tetap berpikiran Positif...!! dan berusaha sedekat mungkin biar tetap aman & lancar...!!

Setuju sama bossku ini... terus berpikir positif sj.. sy tambahin, terus bekerja keras, cari celah di mana kita bisa diuntungkan (bukan berarti merugikan org lain).

Di mana ada kekacauan di situ ada kesempatan besar, tergantung cara kita memandangnya dan memanfaatkan kondisi tersebut.

YUSANADIGITALSELL

  • Guest
Re: Apakah benar berita ini...
« Reply #22 on: January 28, 2011, 08:35:25 AM »
Wah Lumayan to komentarnya sebagai penambah semangat hidup cari nafkah bos. Buat Anak2

suryo

  • Jr. Member
  • **
  • Posts: 201
  • 03547688688
    • "Ngobrol santai di luar.....".
Re: Apakah benar berita ini...
« Reply #23 on: January 28, 2011, 09:00:02 AM »
pagi ini dapat broadcast yg cukup membuat ane sangat2 bertanya2, apakah benar semua dealer mengeluarkan kebijakan seperti ini .... begini isi broadcast itu :
ada temuan baru dari beberapa diler,
ucapan diler
1. kami di warning agar benar2 tdk memberikan chip ke pada server baik mendaftar sebagai rs biasa sekalipun
2. waktu interfal setiap transaksi akan di cek
3. jumlah belanja akan kami perhatikan acuan max 300 lembar sehari
4. jumlah chip yg boleh dibuka max 1 untuk setiap rs terdaftar
5. setiap rs yg dianggap mencurigakan akan di suspen dan sisa setok akan dikembalikan setelah proses pengecekan selesai
6.telkomsel tidak membutuhkan server untuk membantu mereka menjual produknya, kami punya kanfaser dan gerai serta outlet resmi

isinya sangat provokatif.... klo ane sendiri merasa, terkadang isi berita tersebut bisa menimbulkan kontrovesi, bukti akurat jg belum ada, apakah teman2 lain di dealer masing2 mengeluarkan kebijakan yang sama seperti diatas...



kalo poin 1,2,3 keliatane sama dengan di tempat saya ...enjoy aja dech  ;D ;D ;D

YUSANADIGITALSELL

  • Guest
Re: Apakah benar berita ini...
« Reply #24 on: January 28, 2011, 09:01:21 AM »
-----Original Message-----
From: Ilham Rizqi Sasmita <irs@puls...>
Sender: pulsa@yaho...
Date: Thu, 27 Jan 2011 19:33:03
To: <pulsa@yaho...>
Reply-To: pulsa@yaho...
Subject: [pulsa] [OOT] Semut, Laba-Laba dan Lebah

Semut, Laba-Laba dan Lebah
Oleh: Prof. H.M. Quraish Shihab

Tiga binatang kecil menjadi nama dari tiga surah di dalam Al-Quran,
yaitu Al-Naml (semut), Al-’Ankabut ( laba-laba), dan Al-Nahl (lebah).

Semut menghimpun makanan sedikit demi sedikit tanpa henti-hentinya. Konon,
binatang kecil ini dapat menghimpun makanan untuk bertahun-tahun sedangkan
usianya tidak lebih dari satu tahun. Kelobaannya sedemikian besar sehingga
ia berusaha – dan seringkali berhasil – memikul sesuatu yang lebih besar
dari badannya, meskipun sesuatu tersebut tidak berguna baginya.

Dalam surah Al-Naml antara lain diuraikan sikap Fir’aun, juga Nabi Sulaiman
yang memiliki kekuasaan yang tidak dimiliki oleh seorang manusia pun sebelum
dan sesudahnya. Ada juga kisah raja wanita yang berusaha menyogok Nabi
Sulaiman demi mempertahankan kekuasaan yang dimilikinya.

Lain lagi uraian Al-Quran tentang laba-laba: Sarangnya adalah tempat yang
paling rapuh (QS 29: 41), ia bukan tempat yang aman, apa pun yang berlindung
di sana atau disergapnya akan binasa. Jangankan serangga yang tidak sejenis,
jantannya pun setelah selesai berhubungan seks disergapnya untuk dimusnahkan
oleh betinanya. Telur-telurnya yang menetas saling berdesakan hingga dapat
saling memusnahkan. Demikianlah kata sebagian ahli. Sebuah gambaran yang
sangat mengerikan dari sejenis binatang.

Akan halnya lebah, memiliki insting yang – dalam Al-Quran – “atas perintah
Tuhan ia memilih gunung dan pohon-pohon sebagai tempat tinggal” (QS 16: 68),
dan sarangnya dibuat berbentuk segi enam bukannya lima atau empat agar tidak
terjadi pemborosan dalam lokasi. Yang dimakannya adalah kembang-kembang dan
*tidak seperti semut yang menumpuk-numpuk makanannya*, lebah mengolah
makanannya dan hasil olahannya adalah lilin dan madu yang sangat bermanfaat
bagi manusia. Lilin digunakan untuk penerang dan madu – kata Al-Quran –
dapat menjadi obat yang menyembuhkan. *Lebah sangat disiplin, mengenal
pembagian kerja, dan segala yang tidak berguna disingkirkan dari sarangnya*.
Lebah tidak mengganggu kecuali yang mengganggunya, bahkan sengatannya pun
dapat menjadi obat.

Sikap hidup manusia seringkali dibandingkan dengan berbagai jenis binatang.

Jelas ada manusia yang “berbudaya semut”, yaitu menghimpun dan menumpuk ilmu
(tanpa mengolahnya) dan materi (tanpa disesuaikan dengan kebutuhannya).
Budaya semut adalah “budaya menumpuk” yang disuburkan oleh “budaya mumpung”.
Tidak sedikit problem masyarakat bersumber dari budaya tersebut. pemborosan
adalah anak kandung budaya ini yang mengundang hadirnya benda-benda baru
yang tidak dibutuhkan dan tersingkirnya benda-benda lama yang masih cukup
indah untuk dipandang dan bermanfaat untuk digunakan. Dapat dipastikan bahwa
dalam masyarakat kita, banyak sekali semut yang berkeliaran.

Entah berapa banyak jumlah laba-laba yang ada di sekitar kita, yaitu mereka
yang tidak lagi butuh berpikir apa, di mana, dan kapan ia makan, tetapi yang
mereka pikirkan adalah “siapa yang akan mereka jadikan mangsa.”

Nabi Saw mengibaratkan seorang Mukmin sebagai lebah, sesuatu tidak merusak
dan tidak pula menyakitkan: “tidak makan kecuali yang baik, tidak
menghasilkan kecuali yang bermanfaat dan jika menimpa sesuatu tidak merusak
dan tidak pula memecahkannya".

Dapatkah kita menjadi ibarat lebah, bukan semut apalagi laba-laba?

Sumber: Lentera Hati

--
ID-ASPINDO: JBR-100505
PIN: 22B67513

KASINDO

  • User OtomaX
  • Jr. Member
  • **
  • Posts: 182
Re: Apakah benar berita ini...
« Reply #25 on: January 29, 2011, 07:08:34 AM »

pencerahan yang luar biasa, salam kenal bosss yusana
Kasindo Reload
OID: 1020244097850b8fdaa9abd01284d7
Alamat : Griya Permata Meri E1/15 Mojokerto
YM CS : kasindo_reload, Tele 085735541111
BERSAMA KAMI SEMUA JADI MUDAH

kangyadi

  • User OtomaX
  • Jr. Member
  • **
  • Posts: 384
  • !.Dwiside.!
    • IC-Reload, Deposit Pulsa All Operator Tasikmalaya
Re: Apakah benar berita ini...
« Reply #26 on: January 29, 2011, 07:39:15 AM »
pagi ini dapat broadcast yg cukup membuat ane sangat2 bertanya2, apakah benar semua dealer mengeluarkan kebijakan seperti ini .... begini isi broadcast itu :
ada temuan baru dari beberapa diler,
ucapan diler
1. kami di warning agar benar2 tdk memberikan chip ke pada server baik mendaftar sebagai rs biasa sekalipun
2. waktu interfal setiap transaksi akan di cek
3. jumlah belanja akan kami perhatikan acuan max 300 lembar sehari
4. jumlah chip yg boleh dibuka max 1 untuk setiap rs terdaftar
5. setiap rs yg dianggap mencurigakan akan di suspen dan sisa setok akan dikembalikan setelah proses pengecekan selesai
6.telkomsel tidak membutuhkan server untuk membantu mereka menjual produknya, kami punya kanfaser dan gerai serta outlet resmi

isinya sangat provokatif.... klo ane sendiri merasa, terkadang isi berita tersebut bisa menimbulkan kontrovesi, bukti akurat jg belum ada, apakah teman2 lain di dealer masing2 mengeluarkan kebijakan yang sama seperti diatas...



kalo poin 1,2,3 keliatane sama dengan di tempat saya ...enjoy aja dech  ;D ;D ;D

Poin yg dimaksud diatasku, itu kalau ga salah XL dulu juga pengennya begitu kan bos?
Tapi kenyataan sekarang gimana ya??
Hehehehe...  ;D  ;D  ;D

...Enjoy lagi ahk...
Otomax Standard
YM: yadi_ismayadi
HP/SMS/Telfon/WhatsApp : 085723488555

YUSANADIGITALSELL

  • Guest
Re: Apakah benar berita ini...
« Reply #27 on: February 02, 2011, 04:54:14 PM »
Kebijakan Indosat di Q1 2011
1. Cross Selling Maximum 10% untuk P Jawa dan 15% untuk luar P Jawa.2. Fixed Cluster untuk Reload SEV (RS) berlaku mulai tgl. 15 Februari 2011.3. Penataan lokasi SD sesuai Cluster dengan 1 SD untuk 1 Cluster berlaku mulai 1 Maret 2011.
 

Berikut penjelasan dari masing-masing kebijakan diatas :

1. Cross Selling : mengikuti peraturan terdahulu dengan batas maximum diturunkan menjadi 10% untuk P Jawa dan 15% untuk luar P Jawa2. Fixed Cluster Reload SEV (RS) :a. Mulai 15 Febuari 2011 Indosat akan melakukan block (suspend inject) untuk RS yang melakukan reload di luar clusternyab. Blocking tidak berlaku bila :
                                                              i.      RS sudah berada di cluster dealernya namun mendapat support dari BTS diluar cluster                                                            ii.      RS di border antara region satu dengan region lainnya                                                          iii.      Tidak berlakunya blocking akan di validasi berdasarkan data yang ada di PRM atau approval dari Cabang Indosat​c. Untuk tahap awal Region akan mengirimkan data RS yang tdak sesuai dengan cluster dealer dan tidak berada di border sebagai informasi bahwa nomor tersebut akan di block bila tidak dipindahkan sesuai clusternya (data secara terpisah akan dikirim oleh masing2 PIC Dealer ke Cabang Indosat)d. Bila terdapat data RS yang belum ada datanya di PRM sehingga tidak diketahui keberadaannya maka dealer pemilik RS diminta mengklarifikasi keberadaan RS, bila sampai dengan deadline dealer tidak bisa menginformasikan lokasi RS dan tidak melakukan update di PRM maka akan masuk pada data RS yang akan di blocke. Soft Block tgl 16 – 22 Febr 2011             : Transfer dari SD ke RS di block dan Top Up dari RS ke Customer normalf. Hard Block tgl 23 Febr 2011                    : Transfer dari SD ke RS di block dan Top Up dari RS ke Customer di block (timeline terlampir) 3. 1 Cluster  = 1 SD :a. Dealer di minta untuk mulai mengatur SD yang akan digunakan untuk masing - masing cluster (kita menggunakan SD Internal utk semua cluster di Cabang)b. SD Internal Dealer yang akan dipakai namun berlokasi di luar cluster (seperti : di kantor pusat atau cabang) agar segera diinformasikan kepada Region Indosat (melalui PIC dealer)c. SD External yang akan dipakai harus berada dalam clusterd. Soft Block tgl 02 – 08 Maret 2011           : Transfer IN dari TLD ke SD di block dan Transfer OUT dari SD ke RS normale. Hard Block tgl 09 Maret 2011                  : Transfer IN dari TLD ke SD di block dan Transfer OUT dari SD ke RS di block (timeline terlampir)
 

Demikian pemberitahuan mengenai Kebijakan Indosat di Q1 2011
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

suryo

  • Jr. Member
  • **
  • Posts: 201
  • 03547688688
    • "Ngobrol santai di luar.....".
Re: Apakah benar berita ini...
« Reply #28 on: February 02, 2011, 07:16:00 PM »
Mantau dulu Ahhhh!!!!!!! ;D ;D ;D
« Last Edit: February 02, 2011, 07:19:27 PM by suryo »

bluski57

  • Newbie
  • *
  • Posts: 21
Re: Apakah benar berita ini...
« Reply #29 on: February 02, 2011, 08:33:12 PM »
saya harap untuk operator operator yang baru mulai tumbuh jangan mencontoh SI MERAH, BIRU DAN KUNING... janganlah memanfaatkan modal, kecerdasan, dan kerja keras PARA PEMAIN SERVER hanya untuk membesarkan operator hingga bisa masuk ke SELURUH DESA DI INDONESIA....  SETELAH SELURUH DESA DI INDONESIA TERCOVER oleh PARA PEMAIN SERVER DENGAN SEGALA KEKUATAN YANG DI MILIKI sampai titik penghabisan PADA AKHIRNYA SEMUA ITU DI AMBIL SECARA SEPIHAK OLEH OPERATOR YANG TSB...

Jadi apakah ini adalah cara KERJA OPERATOR OPERATOR MERAH KUNING BIRU ????