benar bos RMC, hanya kebijakan yang menyertai upaya go to retailer itu malah menurut saya sangat kontra produktif dan aneh -sy ga tahu ini yg bikin dealer atau dari XL
di cluster saya;
- baru mo aplikasi chip dompul saja kita dah dihadang soal ketidakpastian kapan chip akan ada dan jadi -aneh kan? mestinya urusan ini kan dibikin gampang
- dah gitu, belum apa2 kita dah dimintai Rp100rb/chip -agen kelas gurem, kelas nyamuk dan kelas unyil ga bakal mau nelan aturan ini; lha deposit ke kita Rp50rb aja belum tentu habis sehari

- trus stock dibatasi hanya bisa order sekali seminggu -kita bisa menghitung, berapa banyak agen yg punya kemampuan finansial untuk mencukupi stock seminggu ke depan?? mo deposit ke kita aja banyak yg maunya bayar mundur

- soal harga; sy masih mendapati banyak kawan2 H2H yg memberikan penawaran yg lebih menarik (dibaca=murah), atau kalaupun ada harga sama dari sisi modal masih mending ngambil H2H dengan sistem deposit yang lbh flexible ketimbang sistem stock unit
dari syarat/ketentuan di cluster saya itu, semakin nampak bahwa tidak ada keseriusan dan niat sungguh2 untuk menjalankan strategi marketing go to retail. sya ga bisa menduga2 apa memang dealer yg enggan melakukan itu dengan berbagai alasan...