Saya beli Stavol pertama tegangan masih tetap seperti tegangan dari PLN, misal PLN 190v keluaran dari stavol masih juga 190v padahal yg di butuhkan 220v,
Kemudian saya beli lagi Stavol tegangan PLN 190v keluaran dari stavol 240v, kebutuhan 220 v, kelebihan 20v, lebih 3-5 ga masalah, ini lebihnya 20v, sampe habis UPS2 biji kebakar semua mainboardnya, bukan travonya, kebakarnya saat PLN normal, bukan waktu padam,
awalnya saya curiga dengan tegangan stavol, iseng2 saya tes ternyata 240v
Mohon yg tau masalah ini tolong, berikan pencerahan , apa benar tegangan 240v bisa merusak peralatan listrik