Forum Orisinil
OtomaX - Orisinil Topup Machine => Saran dan Kritik => Topic started by: didiek on February 14, 2010, 06:13:26 AM
-
Sejak komunitas pemain server heboh dengan semakin galaknya TSEL menerapkan aturan region akhir-akhir ini, saya melihat upaya teman2 untuk merapatkan barisan, bertahan dengan saling bertukar stock. Namun saya melihat ada problem untuk settingan di otomaX untuk hal ini.
mengingat disparitas harga hampir tidak ada alias sama untuk stock TSEL lokal area, maka -menurut saya- perlu ada Filter Prefix Tujuan di Parsing ke Provider untuk menyederhanakan pengaturan.. karena jika settingan di lakukan di Filter Prefix Tujuan di Tabel Produk, anda bisa bayangkan betapa banyaknya kode yang harus kita buat!!
Seperti saat ini, sy untuk TSEL ada kode TSEL khusus untuk Jatim, untuk Jateng dst (ada 5 region!!) sangat tidak praktis mengingat harga beli dan harga jual relatif sama. Jika Filter Prefix ini juga ada di Parsing ke Provider kita akan tetap bisa menggunakan single kode, dan ini jelas selain lebih simple juga membuat RS lebih nyaman karena tidak harus bingung apakah user yang mau di top up termasuk area mana dan harus menggunakan kode apa?
Untuk pak Yusuf, mhn saran ini menjadi bahan pertimbangan. Trims
-
Sejak komunitas pemain server heboh dengan semakin galaknya TSEL menerapkan aturan region akhir-akhir ini, saya melihat upaya teman2 untuk merapatkan barisan, bertahan dengan saling bertukar stock. Namun saya melihat ada problem untuk settingan di otomaX untuk hal ini.
mengingat disparitas harga hampir tidak ada alias sama untuk stock TSEL lokal area, maka -menurut saya- perlu ada Filter Prefix Tujuan di Parsing ke Provider untuk menyederhanakan pengaturan.. karena jika settingan di lakukan di Filter Prefix Tujuan di Tabel Produk, anda bisa bayangkan betapa banyaknya kode yang harus kita buat!!
Seperti saat ini, sy untuk TSEL ada kode TSEL khusus untuk Jatim, untuk Jateng dst (ada 5 region!!) sangat tidak praktis mengingat harga beli dan harga jual relatif sama. Jika Filter Prefix ini juga ada di Parsing ke Provider kita akan tetap bisa menggunakan single kode, dan ini jelas selain lebih simple juga membuat RS lebih nyaman karena tidak harus bingung apakah user yang mau di top up termasuk area mana dan harus menggunakan kode apa?
Untuk pak Yusuf, mhn saran ini menjadi bahan pertimbangan. Trims
Klo aku sih lbh suka filter di modulnya.. lebih simple gak perlu buat produk baru, jadi gak menuhin produk
-
;D ;D ;D ;D
aq barusan lihat fitur itu boss!! Bener yang sampean bilang, di modul ada filter untuk itu.. otomaX mantaf habis!!
-
;D ;D ;D ;D
aq barusan lihat fitur itu boss!! Bener yang sampean bilang, di modul ada filter untuk itu.. otomaX mantaf habis!!
bagaimana cara penggunaan filter tujuan di modul? apa semua nomor prefix yg akan di filter dimasukan kesana?
atau mungkin dibuatin fitur tambahan pengelompokan regin tsel, misalnya kelompok 1 (jabo tabek), kel 2 Jabar dan seterusnya, sehingga ketika agen melakukan transaksi maka otomax secara otomatis mencari kelompok2 yg sesuai dengan nomor tujuan....
-
bagaimana cara penggunaan filter tujuan di modul? apa semua nomor prefix yg akan di filter dimasukan kesana?
atau mungkin dibuatin fitur tambahan pengelompokan regin tsel, misalnya kelompok 1 (jabo tabek), kel 2 Jabar dan seterusnya, sehingga ketika agen melakukan transaksi maka otomax secara otomatis mencari kelompok2 yg sesuai dengan nomor tujuan....
Penggunaannya tinggal dimasukkan aja ke filter prefixnya ke modul tsersebut
misal.. :
1. mkios local.. maka dimasukkan prefix ke mkios local misal jawa timur
2, H2H A utk jabar, maka dimasukkan prefix jabar di modul YM host tsb
3. H2H B utk daerah lain dst...
Otomax akan otomatis memilih modul yg akan digunakan jk ada trx yg masuk. Setting nya di urutan parsing ... misal mkios urutan 1 , H2H urutan 2 dst
jadi cara kerjanya otomax akan melakukan cek dulu berdasarkan urutan parsing kemudian filternya
misal : jika no jawa barat yg masuk ke dalam server, maka otomax pertama masuk mkios, tapi oleh mkios ditolak krn ada filternya, kemudian akan dilajutkan ke urutan parsing selanjutnya yaitu H2H A, dan ternyata cocok, maka yaa H2H A itu akan mengirim transaksi. dan semuanya otomatis :D
Mantab kan otomax ;D
-
OHY UNTUK PARSING KENAPA G SEKALIAN DI KASIH PREFIX BIAR LEBIH MUDAH
MENGATASI TELKOMSEL SAAT INI :D ;D
-
kalo aku permasalahnya kalo 1 produck beda hrg nya bos ? kalo mau di bikin harga sama oce2 aja tp kalo di bikin beda harga kan susah misal tsl5 lokal 5300 tsl5 luar area 5400 nah ini yang jadi kendala bos ? kan ga bisa 1 produck beda harga , kemudian juga pada menu tab setting TujuanSalah / Nomor tujuan salah atau kena filter harus di pisahkan juga yang kena filter harusnya jawaban ke rs bukan area lokal ? aku sementara ini yang kena fillter jawaban ke rs tujuan salah akhirnya rs kompalin ke kita ko' tujuan salah trus ? padahal no tersebut di miscall aktif ......... misalkan setting harga produck yang di ambil dari masing2 parsing kaya'nya malah 1 produck beda harga bisa bos ? silahkan yang lain share lagi biar bisa buat wacana bos yusuf update lagi, mudah2an bisa terselesaikan masalah ini ... thank .
-
kalo aku permasalahnya kalo 1 produck beda hrg nya bos ? kalo mau di bikin harga sama oce2 aja tp kalo di bikin beda harga kan susah misal tsl5 lokal 5300 tsl5 luar area 5400 nah ini yang jadi kendala bos ? kan ga bisa 1 produck beda harga , kemudian juga pada menu tab setting TujuanSalah / Nomor tujuan salah atau kena filter harus di pisahkan juga yang kena filter harusnya jawaban ke rs bukan area lokal ? aku sementara ini yang kena fillter jawaban ke rs tujuan salah akhirnya rs kompalin ke kita ko' tujuan salah trus ? padahal no tersebut di miscall aktif ......... misalkan setting harga produck yang di ambil dari masing2 parsing kaya'nya malah 1 produck beda harga bisa bos ? silahkan yang lain share lagi biar bisa buat wacana bos yusuf update lagi, mudah2an bisa terselesaikan masalah ini ... thank .
mmm iy juga yaa.. klo harganya beda...mmg jadi susah ???
-
oh yaa ada yg minta gambar filternya d modul ... ini gambarnya
[attachment deleted by admin]
-
ini gambarnya padahal aq sdah filter pada modul tsb tpi tetap aja mbrobos
contoh nmer klimantan yang masih mbrobos gak kena filter
Pembelian 1 buah voucher <simPATI> senilai <5> untuk <81352427210> telah berhasil. Nomer Seri <002151225454119956>.
[attachment deleted by admin]
-
sya barusan juga bingung saat nembak ke bos Abi Tamim,
sya sedapat mungkin ga menyulitkan RS dengan berbagai kode yang aneka ragam untuk membedakan region TSEL, filtering di modul berfungsi bagus jika kita hanya ambil 1 produk 1 region di 1 layanan H2H. Jika layanan H2H itu menyediakan TSEL untuk 2-3 region berbeda... nah, disini masalahnya! Filtering di modul ga bisa kita gunakan ??? ???
pada akhrnya, jika ini diikuti.... untuk 5 region utama -kebetulan RS sy banyak ngumpul di situ- saya harus sediakan 5 kode berbeda-beda untuk tiap region.... wah wah wah... piye iki?
-
LANJUT.. ;D ;D ;D
-
Polos... ;D
LANJUT juga.. :D :D
-
sya sedapat mungkin ga menyulitkan RS dengan berbagai kode yang aneka ragam untuk membedakan region
pada akhrnya, jika ini diikuti.... untuk 5 region utama -kebetulan RS sy banyak ngumpul di situ- saya harus sediakan 5 kode berbeda-beda untuk tiap region.... wah wah wah... piye iki?
wah wah, sebetulnya kalo mau buka kode baru di tiap2 region, kita bisa meraup untung banyak lho ;D
repot di awal, tp hasil akhir memuaskan kantong kita ;D mumpung situasi lagi kacau balau, mari kita main di air keruh ;D
lanjut all, nuebie lihat2 aja :D
-
wah wah, sebetulnya kalo mau buka kode baru di tiap2 region, kita bisa meraup untung banyak lho ;D
repot di awal, tp hasil akhir memuaskan kantong kita ;D mumpung situasi lagi kacau balau, mari kita main di air keruh ;D
lanjut all, nuebie lihat2 aja :D
nampaknya memang begitu, namun implementasi di lapangan untuk RS ga semudah itu bro.. Kita yang saban hari bergelut dengan filtering aja ga pernah "hafal" dengan prefix, menurut saya idealnya di level RS mereka ga usah dibebani dengan pikiran "ini nomer area mana" tp di server lah nmr itu akan di filter dan di arahkan ke H2H region yang tepat
-
melihat trend kebijakan aneh provider untuk menerapkan aturan zoning, saat otak-atik menu setting tiba-tiba sy punya ide soal filtering yg lbh bersifat global -sy ga tahu apakah akan ada problem dalam pemrograman o/ pak Yusuf-
idenya kira2 begini; dibuat semacam modul khusus filtering yg akan mengarahkan bahwa produk dengan prefix tertentu untuk menggunakan layanan dari stock lokal atau H2H yang sesuai. Jadi di modul ini kita buat pengelompokan, di pihak RS cukup mengenal single kode -ga pusing dia! Soal harga yg mungkin berbeda-beda bisa di set sekalian, jadi meski kode sama beda HLR hrg akan ikut menyesuaikan.. kelihatannya indah ya? ;)
-
iya, tapi RS akan pusing lagi kalo 1 kode, tapi harga beda-beda. apa akan ada banyak display harga kalo RS cek harga??
-
bener juga mas... tp sepanjang pengalaman; harga H2H untuk nomer lokal area sepertinya relatif sama (kisaran beda 25-50) untuk end retail beda harga itu ga terlalu ngefek -kecuali kita juga buka layanan untuk H2H lagi -itu baru pusing! Harga baru terasa menjadi berbeda bahkan beda sekali, saat menjual untuk lintas area!
Hm.. sepertinya harus ada ide lain untuk mengawinkan problem ini; karena jika memang trend zoning benar2 menjadi sebuah keniscayaan yang tidak mungkin dihindari maka pilihannya selain ide aku itu adalah membuat kode yg bermacam-macam untuk setiap region. Jika untuk si merah ada sekian zoning, menyusul si Kuning dan Hijau ... walah2 betapa rumitnya dunia ini! Mo ngisi pulsa aja kudu hafal rumus :D
-
Mungkin tidak sedramatir itu kawan...!
seandainya PAK LURAH merilis OTOMAX UNLIMTED secara terbuka, kemudian server2 kelas KAKAP dengan UNLIMITED nya saling berkolaborasi, ini bisa menjadi jalan keluar. biar filter mereka yang masak, kita tinggal terima matengnya.
kayaknya lebih AJIB ;D ;D
-
iya, tapi RS akan pusing lagi kalo 1 kode, tapi harga beda-beda. apa akan ada banyak display harga kalo RS cek harga??
GA JUGA BOS ?KAMI KEBETULAN BUAT RS BIKIN TUNGGAL CODE JADI KALO BUAT LUAR AREA KITA TINGGAL NAMBAHIN huruf L, DR PADA KOSONG ? KAN ? DAN PASTI HRG JUGA BEDA, MEREKA JUGA MENYADARI JUGA WONK RS2 MKIOS juga DI BATASI untuk HLR LUAR AREA Ma diller ? YANG MASIH KENDALA di PARSING bos,kalo kita nyedot ma server lain kalo kita filter di modul kan kita sulit untuk nyedot produck lain nah jadi bikin pusing juga tuh bos ? kalo di di parsing masing2 produck kan jadi lebih mengarah ke hlr2 yang kita tuju,dan juga masih bisa nyedot produck2 lain....
-
bisa saran....?
kalau bisa untuk daya tampung filter tujuan pada modul maupun yang ada pada administrasi..produk ditanbahkan lagi, karena saya mau masukin semua prefix sumalirja ngak muat, masih banyak prefix lain yang ngak masuk..karena mungkin dibatasi, sehingga kalau filter saya aktifkan, RS lain padas protes kenapa nomornya gagal terus padahal regionnya benar, dan setelah saya cek ternyata prefiknya ngak ada di filter, dam mau di tambhin udah ngak bisa...udah full
-
Udah coba edit varchar prefik nya dr MSSQL nya? Besarkan aja nilai nya.. Misal varchar nya 100 ya coba ganti nilai nya dgn angka yg lebih tinggi.
Semoga membantu & gak salah ksh jawaban. :-* :-*
Varchar: Variable Character, bisa liat di MSSQL, cari tabel yg dimaksud, klik tanda + nya ada muncul varchar, int, char, dll, bisa diedit asal bukan read only mcm Terminal. :D ;D
-
it's true but not right :)
http://forum.orisinil.com/index.php?topic=520.msg7140#msg7140
-
Hehehe.. Gak boleh edit sndri, OK2..
Berarti biar Big Bro aja yg edit varchar aslinya pas Update ntar, hahaha.. :D ;D
Buat aja nilai 10000 or 100000 biar muat character buanyak, jd bs muat prefik buanyak juga, hehehe.. :-* :-*
-
prosedur standar developer mmg begitu bro :)
tapi kalo mau diubah ya silakan, at your own risk... :)
-
Hehehe.. Gak boleh edit sndri, OK2..
Berarti biar Big Bro aja yg edit varchar aslinya pas Update ntar, hahaha.. :D ;D
Buat aja nilai 10000 or 100000 biar muat character buanyak, jd bs muat prefik buanyak juga, hehehe.. :-* :-*
hansipnya di tegor pak lurah..wkwkwk ;D
gaji bulan depan di potong 25% ;D
-
@ Budi_Cell: Hahaha, gak dikurangi, malah ditambah, wakakak.. :D ;D
-
menurut sy filter tujuan di parsing provider akan memberi arah yg lbh spesifik pada program untuk mengeksekusi order sesuai dengan HLR tanpa mempengaruhi yg lain, sekedar problem pd option filtering yg sdh ada sekarang;
1. Filter pada modul; pilihan menjadi sgt dibatasi, terlebih jika kita mengambil bbrp produk lintas region atau produk2 lain pd satu H2H tersebut! Memasukkan semua kode dalam modul -spt yg bro Deidy bilang, sering ga muat-
2. Filter pada administrasi produk; space filtering sangat terbatas untuk bisa mengadopsi keinginan penyederhanaan dengan single code, contoh dengar harga beli yg relatif sama sy ga bisa menggunakan filtering di sini untuk stock TSEL area Jabodetabek, Jabar, Jateng dan Jatim dengan single code... ga muat! Terpaksa bikin kode baru ... :-\
Kode2 baru menimbulkan problem klasik, RS suka bingung menentukan HLR nmr yg mo diisi. Hingga saat ini sy masih menemukan RS yg bingung dengan nmr Flexi, Starone dan Hepi. Mo nanya user? Bukan jaminan user tahu... Menurut sy problem ini harus segera diurai untuk solusi yg terbaik, krn trend cluster/zoning akan menjadi keniscayaan dunia server pulsa ke depan. Kita kudu siap!
-
Disadari atau tidak, dan entah disengaja atau tidak, usul dari beberapa user otomax utk memasang filter tujuan di parsing provider akan membuat otomax bisa disetting utk transaksi tanpa menuliskan kode, dan hanya dengan menuliskan nominal dan nomor tujuan. ;D ;D :-*
Tapi tentunya dgn kemampuan bisa transaksi tanpa kode akan memperberat kerja otomax, yg akhirnya jg akan memperlambat proses. Memang tidak ada sesuatu yg bisa didapat dgn cuma2 ada sisi lain yg dikorbankan. ;D ;D
-
betul juga bung Zen... tp seberapa hebat efek filtering memperlambat proses kerja program?
dibanding dengan kasus kejengkelan RS sy berikut ini, krn ga tahu HLR mana RS coba dengan kode SJ - ditolak, SJT -ditolak, SJB - ditolak lagi... akhirnya dia langsung pake kode SN u/ stock Nasional meski masih ada 2 kode lokal lain :D :D
gara2 kasus begini, niat sy untuk buat kontak dengan otomaXer yg menyediakan stock lokal region lain sementara sy tangguhkan. niat mo sediakan layanan bagus dengan harga yg pantes malah bikin pusing..
-
Disadari atau tidak, dan entah disengaja atau tidak, usul dari beberapa user otomax utk memasang filter tujuan di parsing provider akan membuat otomax bisa disetting utk transaksi tanpa menuliskan kode, dan hanya dengan menuliskan nominal dan nomor tujuan. ;D ;D :-*
Tapi tentunya dgn kemampuan bisa transaksi tanpa kode akan memperberat kerja otomax, yg akhirnya jg akan memperlambat proses. Memang tidak ada sesuatu yg bisa didapat dgn cuma2 ada sisi lain yg dikorbankan. ;D ;D
oooh gt ya bos ? tp ya malah tambah yahut ya otomax ... heheeehe ngikut yang terbaik aja broooo
-
Disadari atau tidak, dan entah disengaja atau tidak, usul dari beberapa user otomax utk memasang filter tujuan di parsing provider akan membuat otomax bisa disetting utk transaksi tanpa menuliskan kode, dan hanya dengan menuliskan nominal dan nomor tujuan. ;D ;D :-*
Tapi tentunya dgn kemampuan bisa transaksi tanpa kode akan memperberat kerja otomax, yg akhirnya jg akan memperlambat proses. Memang tidak ada sesuatu yg bisa didapat dgn cuma2 ada sisi lain yg dikorbankan. ;D ;D
oooh gt ya bos ? tp ya malah tambah yahut ya otomax ... heheeehe ngikut yang terbaik aja broooo
ya emang seh, kalo filternya di parsing, jadi makin fleksibel mo pake kode bisa, gak pake kode jg bisa ;D ;D
-
Disadari atau tidak, dan entah disengaja atau tidak, usul dari beberapa user otomax utk memasang filter tujuan di parsing provider akan membuat otomax bisa disetting utk transaksi tanpa menuliskan kode, dan hanya dengan menuliskan nominal dan nomor tujuan. ;D ;D :-*
Tapi tentunya dgn kemampuan bisa transaksi tanpa kode akan memperberat kerja otomax, yg akhirnya jg akan memperlambat proses. Memang tidak ada sesuatu yg bisa didapat dgn cuma2 ada sisi lain yg dikorbankan. ;D ;D
oooh gt ya bos ? tp ya malah tambah yahut ya otomax ... heheeehe ngikut yang terbaik aja broooo
ya emang seh, kalo filternya di parsing, jadi makin fleksibel mo pake kode bisa, gak pake kode jg bisa ;D ;D
yup betul, klw bisa gitu makin mantap ;D ;D
-
Disadari atau tidak, dan entah disengaja atau tidak, usul dari beberapa user otomax utk memasang filter tujuan di parsing provider akan membuat otomax bisa disetting utk transaksi tanpa menuliskan kode, dan hanya dengan menuliskan nominal dan nomor tujuan. ;D ;D :-*
Tapi tentunya dgn kemampuan bisa transaksi tanpa kode akan memperberat kerja otomax, yg akhirnya jg akan memperlambat proses. Memang tidak ada sesuatu yg bisa didapat dgn cuma2 ada sisi lain yg dikorbankan. ;D ;D
Maksude opo cak ?
Iso di rinci ta ?
-
Bisa dr parsing ke provider, bisa jg diset di kode produk utk TRX tanpa kode.
-
Disadari atau tidak, dan entah disengaja atau tidak, usul dari beberapa user otomax utk memasang filter tujuan di parsing provider akan membuat otomax bisa disetting utk transaksi tanpa menuliskan kode, dan hanya dengan menuliskan nominal dan nomor tujuan. ;D ;D :-*
Tapi tentunya dgn kemampuan bisa transaksi tanpa kode akan memperberat kerja otomax, yg akhirnya jg akan memperlambat proses. Memang tidak ada sesuatu yg bisa didapat dgn cuma2 ada sisi lain yg dikorbankan. ;D ;D
Maksude opo cak ?
Iso di rinci ta ?
Maksud sing endi bes?
Dirinci apane ?
Terjemahan:
Maksud yg mana pak?
Dirinci apanya?
;D ;D ;D
-
Disadari atau tidak, dan entah disengaja atau tidak, usul dari beberapa user otomax utk memasang filter tujuan di parsing provider akan membuat otomax bisa disetting utk transaksi tanpa menuliskan kode, dan hanya dengan menuliskan nominal dan nomor tujuan. ;D ;D :-*
Tapi tentunya dgn kemampuan bisa transaksi tanpa kode akan memperberat kerja otomax, yg akhirnya jg akan memperlambat proses. Memang tidak ada sesuatu yg bisa didapat dgn cuma2 ada sisi lain yg dikorbankan. ;D ;D
Maksude opo cak ?
Iso di rinci ta ?
Maksud sing endi bes?
Dirinci apane ?
Terjemahan:
Maksud yg mana pak?
Dirinci apanya?
;D ;D ;D
;D ;D ;D
enak nek karo cak ZEN.
langsung diterjemahkan, ;D ;D ;D
-
bagaimana cara penggunaan filter tujuan di modul? apa semua nomor prefix yg akan di filter dimasukan kesana?
atau mungkin dibuatin fitur tambahan pengelompokan regin tsel, misalnya kelompok 1 (jabo tabek), kel 2 Jabar dan seterusnya, sehingga ketika agen melakukan transaksi maka otomax secara otomatis mencari kelompok2 yg sesuai dengan nomor tujuan....
Penggunaannya tinggal dimasukkan aja ke filter prefixnya ke modul tsersebut
misal.. :
1. mkios local.. maka dimasukkan prefix ke mkios local misal jawa timur
2, H2H A utk jabar, maka dimasukkan prefix jabar di modul YM host tsb
3. H2H B utk daerah lain dst...
Otomax akan otomatis memilih modul yg akan digunakan jk ada trx yg masuk. Setting nya di urutan parsing ... misal mkios urutan 1 , H2H urutan 2 dst
jadi cara kerjanya otomax akan melakukan cek dulu berdasarkan urutan parsing kemudian filternya
misal : jika no jawa barat yg masuk ke dalam server, maka otomax pertama masuk mkios, tapi oleh mkios ditolak krn ada filternya, kemudian akan dilajutkan ke urutan parsing selanjutnya yaitu H2H A, dan ternyata cocok, maka yaa H2H A itu akan mengirim transaksi. dan semuanya otomatis :D
Mantab kan otomax ;D
Wah MANTABS BENAR OTOMAX
menurut Boss FRA Diatas ,sebenarnya Otomax sudah bisa menjawab crosseling ternyata.
tinggal seting per modul h2h dengan regional masing2. Dah jalan sendiri ,cari yang pass.
tinggal koordinasi aja suplyer h2h berbagai daerah ni!.Andaikan Sudah bisa jalan
Pasti DIREKTUR TERTINGGI TELKOMSEL cuma mesam mesem bangga sama Pengguna Otomax,
karena program crosselingnya suksess.
.
baru tahu aku kalau otomax bisa begini.
Nah masalahnya sekarang Modul H2h pasti jadi banyak. Gimana kalau Big Boss memberi keringanan
biar bisa nambah modul h2h.. Lite jadi 7.standar jadi 14 dst...atau mungkin, kalau boleh
update khusus cuma nambah modul h2h aja Pak? berapa dolar per modul gt SIPP tenan.
-
bagaimana cara penggunaan filter tujuan di modul? apa semua nomor prefix yg akan di filter dimasukan kesana?
atau mungkin dibuatin fitur tambahan pengelompokan regin tsel, misalnya kelompok 1 (jabo tabek), kel 2 Jabar dan seterusnya, sehingga ketika agen melakukan transaksi maka otomax secara otomatis mencari kelompok2 yg sesuai dengan nomor tujuan....
Penggunaannya tinggal dimasukkan aja ke filter prefixnya ke modul tsersebut
misal.. :
1. mkios local.. maka dimasukkan prefix ke mkios local misal jawa timur
2, H2H A utk jabar, maka dimasukkan prefix jabar di modul YM host tsb
3. H2H B utk daerah lain dst...
Otomax akan otomatis memilih modul yg akan digunakan jk ada trx yg masuk. Setting nya di urutan parsing ... misal mkios urutan 1 , H2H urutan 2 dst
jadi cara kerjanya otomax akan melakukan cek dulu berdasarkan urutan parsing kemudian filternya
misal : jika no jawa barat yg masuk ke dalam server, maka otomax pertama masuk mkios, tapi oleh mkios ditolak krn ada filternya, kemudian akan dilajutkan ke urutan parsing selanjutnya yaitu H2H A, dan ternyata cocok, maka yaa H2H A itu akan mengirim transaksi. dan semuanya otomatis :D
Mantab kan otomax ;D
Wah MANTABS BENAR OTOMAX
menurut Boss FRA Diatas ,sebenarnya Otomax sudah bisa menjawab crosseling ternyata.
tinggal seting per modul h2h dengan regional masing2. Dah jalan sendiri ,cari yang pass.
tinggal koordinasi aja suplyer h2h berbagai daerah ni!.Andaikan Sudah bisa jalan
Pasti DIREKTUR TERTINGGI TELKOMSEL cuma mesam mesem bangga sama Pengguna Otomax,
karena program crosselingnya suksess.
.
baru tahu aku kalau otomax bisa begini.
Nah masalahnya sekarang Modul H2h pasti jadi banyak. Gimana kalau Big Boss memberi keringanan
biar bisa nambah modul h2h.. Lite jadi 7.standar jadi 14 dst...atau mungkin, kalau boleh
update khusus cuma nambah modul h2h aja Pak? berapa dolar per modul gt SIPP tenan.
;D ;D ;D
boleh juga tuhh
-
bagaimana cara penggunaan filter tujuan di modul? apa semua nomor prefix yg akan di filter dimasukan kesana?
atau mungkin dibuatin fitur tambahan pengelompokan regin tsel, misalnya kelompok 1 (jabo tabek), kel 2 Jabar dan seterusnya, sehingga ketika agen melakukan transaksi maka otomax secara otomatis mencari kelompok2 yg sesuai dengan nomor tujuan....
Penggunaannya tinggal dimasukkan aja ke filter prefixnya ke modul tsersebut
misal.. :
1. mkios local.. maka dimasukkan prefix ke mkios local misal jawa timur
2, H2H A utk jabar, maka dimasukkan prefix jabar di modul YM host tsb
3. H2H B utk daerah lain dst...
Otomax akan otomatis memilih modul yg akan digunakan jk ada trx yg masuk. Setting nya di urutan parsing ... misal mkios urutan 1 , H2H urutan 2 dst
jadi cara kerjanya otomax akan melakukan cek dulu berdasarkan urutan parsing kemudian filternya
misal : jika no jawa barat yg masuk ke dalam server, maka otomax pertama masuk mkios, tapi oleh mkios ditolak krn ada filternya, kemudian akan dilajutkan ke urutan parsing selanjutnya yaitu H2H A, dan ternyata cocok, maka yaa H2H A itu akan mengirim transaksi. dan semuanya otomatis :D
Mantab kan otomax ;D
Wah MANTABS BENAR OTOMAX
menurut Boss FRA Diatas ,sebenarnya Otomax sudah bisa menjawab crosseling ternyata.
tinggal seting per modul h2h dengan regional masing2. Dah jalan sendiri ,cari yang pass.
tinggal koordinasi aja suplyer h2h berbagai daerah ni!.Andaikan Sudah bisa jalan
Pasti DIREKTUR TERTINGGI TELKOMSEL cuma mesam mesem bangga sama Pengguna Otomax,
karena program crosselingnya suksess.
.
baru tahu aku kalau otomax bisa begini.
Nah masalahnya sekarang Modul H2h pasti jadi banyak. Gimana kalau Big Boss memberi keringanan
biar bisa nambah modul h2h.. Lite jadi 7.standar jadi 14 dst...atau mungkin, kalau boleh
update khusus cuma nambah modul h2h aja Pak? berapa dolar per modul gt SIPP tenan.
;D ;D ;D
boleh juga tuhh
idem..... :D :D :D :D
-
aq juga mau mau mau ;D ;D
-
sy barusan mendapat "wangsit" tentng cara yg mudah2an lbh mudah diterapkan berkenaan dengan topik kita; yakni dengan membuat satu option baru auto parsing on
jadi saat kita tembak ke mitra H2H ga perlu lagi pusing mikirin HLR, ntar kalo di reject dan parsing off; sistem akan melanjutkan ke prioritas berikut... begitu seterusnya hingga ketemu jodohnya! untuk saat ini, hal itu bisa dilakukan namun parsing on harus dilakukan manual sehingga jika ide diterapkan -sekarang- akan amat sangat merepotkan
dengan tambahan option baru auto parsing on, sepertinya problem ini akan CLEAR ;D
-
sy barusan mendapat "wangsit" tentng cara yg mudah2an lbh mudah diterapkan berkenaan dengan topik kita; yakni dengan membuat satu option baru auto parsing on
jadi saat kita tembak ke mitra H2H ga perlu lagi pusing mikirin HLR, ntar kalo di reject dan parsing off; sistem akan melanjutkan ke prioritas berikut... begitu seterusnya hingga ketemu jodohnya! untuk saat ini, hal itu bisa dilakukan namun parsing on harus dilakukan manual sehingga jika ide diterapkan -sekarang- akan amat sangat merepotkan
dengan tambahan option baru auto parsing on, sepertinya problem ini akan CLEAR ;D
Mungkin ini sama yg dimaksud dgn pengalihan tanpa mematikan parsing...tp prosesnya lama klo tiap parsing di cobain sampai ketemu jodohnya...akan lebih cepat klo ada filter tujuan di tabel parsing ;D ;D ;D
-
next update bos... tunggu aja...
pengalihan tanpa mematikan parsing... saat bos terima jawaban "diluar wilayah" tinggal set status ke "Belum Diproses", maka dia akan cari parsing yang lain...
thx
-
next update bos... tunggu aja...
pengalihan tanpa mematikan parsing... saat bos terima jawaban "diluar wilayah" tinggal set status ke "Belum Diproses", maka dia akan cari parsing yang lain...
thx
seep....
Kapan itu pak Updatenya... ;D ;D ;D ;D ;D
wah pusing logikanya... kalo harus tanpa mematikan parsing... apa berarti pakai simpanan sementara per transaksi... ??? ??? ???
-
next update bos... tunggu aja...
pengalihan tanpa mematikan parsing... saat bos terima jawaban "diluar wilayah" tinggal set status ke "Belum Diproses", maka dia akan cari parsing yang lain...
thx
:D :D finally.... semoga selalu diberi kesehatan pak Yusuf! waiting mode on ;D ;D ;D
-
seep....
Kapan itu pak Updatenya... ;D ;D ;D ;D ;D
wah pusing logikanya... kalo harus tanpa mematikan parsing... apa berarti pakai simpanan sementara per transaksi... ??? ??? ???
hehe ada yg sampe mikirin logika... sip... berarti ada yg bantu mikir...
thx
-
next update bos... tunggu aja...
pengalihan tanpa mematikan parsing... saat bos terima jawaban "diluar wilayah" tinggal set status ke "Belum Diproses", maka dia akan cari parsing yang lain...
thx
:D :D finally.... semoga selalu diberi kesehatan pak Yusuf! waiting mode on ;D ;D ;D
OriPulsa: SJ5H dst utk tsel jabodetabek. Nomor diluar hlr akan langsung direply "diluar wilayah". Thx
ada bocoran dari Bos Ori... ;D ;D ;D
-
next update bos... tunggu aja...
pengalihan tanpa mematikan parsing... saat bos terima jawaban "diluar wilayah" tinggal set status ke "Belum Diproses", maka dia akan cari parsing yang lain...
thx
seep....
Kapan itu pak Updatenya... ;D ;D ;D ;D ;D
wah pusing logikanya... kalo harus tanpa mematikan parsing... apa berarti pakai simpanan sementara per transaksi... ??? ??? ???
hehe ada yg sampe mikirin logika... sip... berarti ada yg bantu mikir...
thx
Tidak ada kata lain selain THANK'S A LOT OF ma bos yang satu ini, Dan tentunya smua User OTOMAX sangat menharap kan smua kebutuhan server bisa teratasi dengan maksimal ..Mari kita dukung trus pak lurah biar kedepan Otomax jadi soft yang no 1 dan punya nilai lebih ketimbang soft lain ...
Dan tentunya soft ga bakalan jual murah lagi ..Kayanya User2 Otomax yang lain setuju hehehhe oce ?