bagaimana cara penggunaan filter tujuan di modul? apa semua nomor prefix yg akan di filter dimasukan kesana?
atau mungkin dibuatin fitur tambahan pengelompokan regin tsel, misalnya kelompok 1 (jabo tabek), kel 2 Jabar dan seterusnya, sehingga ketika agen melakukan transaksi maka otomax secara otomatis mencari kelompok2 yg sesuai dengan nomor tujuan....
Penggunaannya tinggal dimasukkan aja ke filter prefixnya ke modul tsersebut
misal.. :
1. mkios local.. maka dimasukkan prefix ke mkios local misal jawa timur
2, H2H A utk jabar, maka dimasukkan prefix jabar di modul YM host tsb
3. H2H B utk daerah lain dst...
Otomax akan otomatis memilih modul yg akan digunakan jk ada trx yg masuk. Setting nya di urutan parsing ... misal mkios urutan 1 , H2H urutan 2 dst
jadi cara kerjanya otomax akan melakukan cek dulu berdasarkan urutan parsing kemudian filternya
misal : jika no jawa barat yg masuk ke dalam server, maka otomax pertama masuk mkios, tapi oleh mkios ditolak krn ada filternya, kemudian akan dilajutkan ke urutan parsing selanjutnya yaitu H2H A, dan ternyata cocok, maka yaa H2H A itu akan mengirim transaksi. dan semuanya otomatis 
Mantab kan otomax 
Wah MANTABS BENAR OTOMAX
menurut Boss FRA Diatas ,sebenarnya Otomax sudah bisa menjawab crosseling ternyata.
tinggal seting per modul h2h dengan regional masing2. Dah jalan sendiri ,cari yang pass.
tinggal koordinasi aja suplyer h2h berbagai daerah ni!.Andaikan Sudah bisa jalan
Pasti DIREKTUR TERTINGGI TELKOMSEL cuma mesam mesem bangga sama Pengguna Otomax,
karena program crosselingnya suksess.
.
baru tahu aku kalau otomax bisa begini.
Nah masalahnya sekarang Modul H2h pasti jadi banyak. Gimana kalau Big Boss memberi keringanan
biar bisa nambah modul h2h.. Lite jadi 7.standar jadi 14 dst...atau mungkin, kalau boleh
update khusus cuma nambah modul h2h aja Pak? berapa dolar per modul gt SIPP tenan.