Forum Orisinil

Kategori Umum => Diskusi Umum => Topic started by: YUSANADIGITALSELL on January 15, 2011, 03:32:50 PM

Title: MASALAH LISTRIK
Post by: YUSANADIGITALSELL on January 15, 2011, 03:32:50 PM
Listrik atau Energi tidak seperti pulsa, atau komoditi yang bisa disimpan
dalam sebuah wadah atau warehouse. Kalau komoditi yang sifatnya inventory,
jika supply berlebih, maka bisa disimpan sebagai cadangan. Mengikuti prinsip
ekonomi Supply & Demand.

Listrik tidak begitu. Sampai saat ini belum ada satu dzat pun atau teknologi
material yang bisa menyimpan muatan listrik dalam orde Megawatt.

Jika oversupply karena usage yang lebih rendah dari kapasitas pembangkit,
maka kelebihan supply tersebut tidak bisa disimpan. Dalam kasus ini, PLN
sebagai operator dan pembeli listrik dari perusahaan pembangkit merugi
karena tetap harus membayar sesuai supply dari pembangkit, bukan sesuai
usage PLN.

Jika overdemand, karena usage melebihi kapasitas pembangkit, maka terjadi
pemadaman atau blackout. Tidak ada solusi jangka panjang lagi selain
mengatur pemakaian/usage.

Untuk mengatur supply, bukan perkara mudah, sebab untuk membangun satu
pembangkit membutuhkan investasi jutaan atau miliaran dolar dalam tempo
setidaknya 3 tahun. Belum lagi kalau pembangunan pembangkit tersebut didemo
oleh masyarakat seperti kasus PLTN. Sumber energi terbarukan seperti
waterfall jumlahnya pun terbatas dan sangat tergantung pada jumlah debit air
yang tetap. Pembangkit Jatiluhur misalnya, mengalami kesulitan karena debit
air berkurang terus sehingga kapasitas pembangkit juga menurun. Akhirnya
supply yang paling cepat cuma bisa datang dari BATUBARA. Pertanyaannya kalau
begitu, apakah listrik masih sebagai energi yang efisien dan bersih,
mengingat emisi CO2 dari Batubara itu penyumbang terbesar polusi di wilayah
udara Indonesia.

Yang bisa diatur adalah usage/pemakaian pelanggan. Nah, gimana caranya
menghitung kebutuhan listrik pelanggan sehingga lebar jurang antara supply
dan demand itu bisa makin sempit?

Stay tuned ;)

2011/1/15 Imam' <imam_wb@yaho...>

>
>
> semoga saja tidak ada paksaan atas pengalihan meteran ini,
> jelas sekali dengan sistem begini pln di modalin, dan yg paling utama gk
> bisa ngutang
> pulsa listrik habis ya syudah padam...
>
>
> semakin nalangsa wae Endonesa teh
> udh pusing setiap hari mikirin makan
> nambah lagi mikirin listrik
> meni teu aya mendingna hirup teh heuheuyyy
>
> Wassalam,
> Imam,
> Hp: 081910007444
> http://spotpulsa.com
> http://warungbarokah.com
>
>
> ------------------------------
> *From:* aan ari <aryapersada@yaho...>
> *To:* pulsa@yaho...
> *Sent:* Fri, January 14, 2011 8:30:20 PM
> *Subject:* [pulsa] Bisnis PULSA PLN PREPAID, tak ada CLUSTERISASI
>
>
>
> sejenk sambil merenung melihat hikmah di belakang CLUSTERISASI operator
>
> Berita tentang PULSA PLN prepaid :
>
> http://mcetak.suaramerdeka.com/PUBLICATIONS/SM/SM/2011/01/14/ArticleHtmls/Target-PLN-50-Ribu-Pelanggan-Prabayar-14012011005011.shtml?Mode=1
>
> Secara bertahap dengan kisaran waktu 2-5 th kedepan semua meter PLN
> lama/sistem tagihan, akan diganti oleh PT.PLN menjadi Meter PLN
> Prabayar/PULSA PLN/LPB (Langanan Pra Bayar )
>
> menurut kami ini adalah peluang bisnis.
>
> Jika ada rekan_2 di kabupaten/kota di seluruh pulau jawa+Madura+Bali, Bisa
> join dg kami kembangkan BISNIS ditribusi Pulsa PLN Prepaid+postpaid+biaya
> tambah daya+biaya pasang baru jaringan PLN,+telpon&speedy, baik melalui
> aplikasi dg standart PERBANKAN/PLN (ISO8583) atau pun via ym ke server pulsa
> kita.
> bisa gabung dg kami.
> Fee yg kami berikan tdk besar tapi kami jamin diatas mitra bisnis pada
> umumnya, yaitu : Rp. 1.250/trx, sebagai CA, Collektion Agen)
> satu kabupaten/kota satu CA
>
> DEMIKIAN, SEMOGA BERMANFAAT, Mohon maaf
>
> ARYA PERSADA NETWORK
> www.apn-online.net
> ym: aryapersada