Forum Orisinil
OtomaX - Orisinil Topup Machine => Tips dan Trik => Topic started by: dede on January 28, 2014, 11:39:32 AM
-
Agan2 yang terhormat, mohon bantuannya
kronologisnya begini
transaksi pertama dilakukan oleh IYANG
28/01/14 10:59:52 SS10 085267356728 IYANG SMS: Client SMS <15> Sukses 3 10.250 S10.085267356728 SUKSES 28/01/14. SN :4012811005141865610.
transaksi kedua dilakukan oleh UBE
28/01/14 11:27:44 SS10 085267356728 UBE CELL IM: Client PKLG Gagal 3 10.200 S10.085267356728 sdh pernah jam 11:00, sts Sukses. SN/Ref: 4012811005141865610. . Trx ke-2 / 1hr:
S10.2.085267356728.pin
pertanyaannya solusinya gimana ya gan biar trx kedua bisa dilakukan oleh rs yang kedua??? kan RS yang kedua tidak tahu konsumen sudah lakukan transaksi di rs yang pertama ?
-
Coba bantu bos
kalau bos ngambil stok h2h yg tidak bisa trx double, tetap gunakan format request ke suplier menggunakan [counter] conth S[nominal].[counter].[tujuan].[pin]
dan perlu di ubah dalam setting modul suplier lihat ubah kata isi .1. jadi .
nanti ketika ada trx k2 yg dilakukan oleh RS yg beda otomatis akan kebaca Counter : 2, nah distu nanti request ke suplier yg k2 akan terbaca format tidak dikenal. bos tinggal alihkan jawaban format yg tidak dikenal ke sulier/modul lain
syarat utk bisa menggunakan tips di ats yaitu memiliki lebih dri 1 suplier
semoga membantu, maaf apabila dlm penyampaiannya kurang sempurna, ma'lum tdk mahir dlm menulis ;D
-
Coba bantu bos
kalau bos ngambil stok h2h yg tidak bisa trx double, tetap gunakan format request ke suplier menggunakan [counter] conth S[nominal].[counter].[tujuan].[pin]
dan perlu di ubah dalam setting modul suplier lihat ubah kata isi .1. jadi .
nanti ketika ada trx k2 yg dilakukan oleh RS yg beda otomatis akan kebaca Counter : 2, nah distu nanti request ke suplier yg k2 akan terbaca format tidak dikenal. bos tinggal alihkan jawaban format yg tidak dikenal ke sulier/modul lain
syarat utk bisa menggunakan tips di ats yaitu memiliki lebih dri 1 suplier
semoga membantu, maaf apabila dlm penyampaiannya kurang sempurna, ma'lum tdk mahir dlm menulis ;D
makasih bos ferry saya coba dulu
-
makasih bos ferry saya coba dulu
silahkan bos dede, semoga berhasil. :)
-
Coba bantu bos
kalau bos ngambil stok h2h yg tidak bisa trx double, tetap gunakan format request ke suplier menggunakan [counter] conth S[nominal].[counter].[tujuan].[pin]
dan perlu di ubah dalam setting modul suplier lihat ubah kata isi .1. jadi .
nanti ketika ada trx k2 yg dilakukan oleh RS yg beda otomatis akan kebaca Counter : 2, nah distu nanti request ke suplier yg k2 akan terbaca format tidak dikenal. bos tinggal alihkan jawaban format yg tidak dikenal ke sulier/modul lain
syarat utk bisa menggunakan tips di ats yaitu memiliki lebih dri 1 suplier
semoga membantu, maaf apabila dlm penyampaiannya kurang sempurna, ma'lum tdk mahir dlm menulis ;D
kalo ini kan bukannya untuk mencegah trx ke 2 dengan reseller yang sama ya?
ini kan kasusnya 2 reseller berbeda trx dengan nominal dan tujuan yang sama dalam sehari tapi replynya di otomax TS bilang kalau trx sudah pernah ;D
ane juga menunggu suhu turun gunung kalo yang ini ;)
-
kalo ini kan bukannya untuk mencegah trx ke 2 dengan reseller yang sama ya?
kalau untuk mencegah trx k2 utk RS sama ada di Setting - Lain-lain - pada kolom (CekTrxDoublePerTanggal) isi angka 1 pak bos, ;D
perlu diketahui sistem hanya akn menganggap trx double jika dilakukan oleh RS yg sama, jika beda RS sistem akan mengabaikan (tdk menganggap double) meskipun nominal dan tujuan sama.
-
kalau untuk mencegah trx k2 utk RS sama ada di Setting - Lain-lain - pada kolom (CekTrxDoublePerTanggal) isi angka 1 pak bos, ;D
perlu diketahui sistem hanya akn menganggap trx double jika dilakukan oleh RS yg sama, jika beda RS sistem akan mengabaikan (tdk menganggap double) meskipun nominal dan tujuan sama.
oh iya dapet logicnya..
jadi intinya permasalahan TS di sini, mending seting jawaban di H2H kalo jawabannya trx sudah pernah tinggal dialihkan saja ;D beres toh.. kecuali kalo make chip nggak tau deh ;)
-
kl trx kedua nominal sama tdk bisa pindah di LINE lain kenapa ya?
misal cip sendiri back up h2h prioritas sama kasusnya trx pertama nembak ke cip, trx kedua gak mau nembak ke h2h?
-
kl trx kedua nominal sama tdk bisa pindah di LINE lain kenapa ya?
misal cip sendiri back up h2h prioritas sama kasusnya trx pertama nembak ke cip, trx kedua gak mau nembak ke h2h?
kayaknya gak bisa selagi chip sendiri masih ada stok.
kecuali chip sendiri, sdh habis stoknya baru hunting ke stok h2h otomatis
-
blm bisa ya?..soalnya sering kejadian trx tri trx tdk dapat dilakukan krna sudah terjadi sblumee
-
oh iya dapet logicnya..
jadi intinya permasalahan TS di sini, mending seting jawaban di H2H kalo jawabannya trx sudah pernah tinggal dialihkan saja ;D beres toh.. kecuali kalo make chip nggak tau deh ;)
saran saya kalau ngambil stock H2h yg tdk bsa trx double jangan jawaban sudah pernah yg di alihkan pak bos, karena bahaya jika sewaktu2 internet down kita blm dpt laporan sukses dri suplier pdh di suplier sdh sukses, jwban sdh pernah dgn status sukses bisa dijadikan sebagai pengganti jwaban sukses
sebaiknya untuk mengalihkan gunakan jawaban format yg tidak dikenal itu, manfaatkan fitur counter, :)
mhn maaf jika penyampaiannya kurang jelas, n ada kesalahan :)
-
blm bisa ya?..soalnya sering kejadian trx tri trx tdk dapat dilakukan krna sudah terjadi sblumee
buat saja balasan provider ALIHKAN dgn mengambil kata2 trx tdk dapat dilakukan krna sudah terjadi sblumnya
cuma tdk DISARANKAN karena tdk mengandung nomer tujuan
CCIMW
-
saran saya kalau ngambil stock H2h yg tdk bsa trx double jangan jawaban sudah pernah yg di alihkan pak bos, karena bahaya jika sewaktu2 internet down kita blm dpt laporan sukses dri suplier pdh di suplier sdh sukses, jwban sdh pernah dgn status sukses bisa dijadikan sebagai pengganti jwaban sukses
sebaiknya untuk mengalihkan gunakan jawaban format yg tidak dikenal itu, manfaatkan fitur counter, :)
mhn maaf jika penyampaiannya kurang jelas, n ada kesalahan :)
hampir semua h2h saya pakai format Z[counter] jadi nggak ada yang double tinggal seting di modul IM ganti Z1 dengan "kosong" beres deh ;D
cuma ada beberapa supplier terutama yang make FM yang saya gak alihkan. thanks pencerahannya suhu ;D
-
Kalo saya masalahnya begini : RS melakukan trx ke 2 pakai format 2 tapi beda hari (karena belum 24 jam), tapi trx yang diterima suplier H2H nya tetap dianggap trx ke 1 karena sdh beda hari (pulsa tdk masuk karena SN sama dgn yang kemarin).Gimana ya solusinya.?? mungkin para master bisa bagi2 trik nya.. :) :) :)
-
Kalo saya masalahnya begini : RS melakukan trx ke 2 pakai format 2 tapi beda hari (karena belum 24 jam), tapi trx yang diterima suplier H2H nya tetap dianggap trx ke 1 karena sdh beda hari (pulsa tdk masuk karena SN sama dgn yang kemarin).Gimana ya solusinya.?? mungkin para master bisa bagi2 trik nya.. :) :) :)
coba cek di bagian setting BatasTransaksiDobel ;D ;D
-
Sudah di setting 1440 menit boss (24 jam).
-
Yang enak sesuaikan aja dengan Suplayer, tanyakan berapa menit / jam batas transaksi doblenya biar sama,
kalau punya banyak suplayer ya harus kerja sama dgn baik, di samakan aja, sukses biar tanpa masalah
-
Sebenarnya dgn suplier sama boss settingan nya kalo di hari yang sama lancar2 saja utk trx ke2..cuma masalahnya kalo beda hari utk trx ke2 pesan yang diterima oleh suplier suplier jd trx ke1..saya masih belum ketemu permasalahannya di mana..??. :) :) :)
-
Sebenarnya dgn suplier sama boss settingan nya kalo di hari yang sama lancar2 saja utk trx ke2..cuma masalahnya kalo beda hari utk trx ke2 pesan yang diterima oleh suplier suplier jd trx ke1..saya masih belum ketemu permasalahannya di mana..??. :) :) :)
> Permasalahan di supplier anda. Titik
-
> Permasalahan di supplier anda. Titik
Atau mungkin setting di otomax saya yang salah boss MAM..karena begini contoh nya :
Tgl 20 RS trx S5.08131650xxxx.1234 pesan dikirim ke suplier S5.08131650xxxx.1234
Tgl 21 RS trx S5.S5.08131650xxxx.2.1234 pesan dikirim ke suplier S5.08131650xxxx.1234
-
Atau mungkin setting di otomax saya yang salah boss MAM..karena begini contoh nya :
Tgl 20 RS trx S5.08131650xxxx.1234 pesan dikirim ke suplier S5.08131650xxxx.1234
Tgl 21 RS trx S5.S5.08131650xxxx.2.1234 pesan dikirim ke suplier S5.08131650xxxx.1234
Parsing kurang lengkap, yg merah ga ada counter
Coba parsing ini= S5.[counter].[tujuan].[pin]
Usahakan reques dari RS =[nominal].[counter].[tujuan].[pin]
jadi walaupun RS transaksi hanya tulis 5.0812345678.1212 pesan yg dikirim ke suplayer jadi
S5.1.0812345678.1212
untuk transaksi ke2 ya harus 5.2.0812345678.1212
inipun kalau transaksi nominal dan tujuan yg sama pada tanggal yg sama
Kalau beda tanggal pake 5.2.0812345678.1212 pasti gagal, produk salah/salah kode
-
> Permasalahan di supplier anda. Titik
Masalah mah memang selalu ada bozz. Kita kan sedang diskusi solusinya ..